Udah ah sampe mana tuh tadi Pak Nixon jelasinya tentang komputer dan masyarakat ?? :), nah, terus Pak Nixon ngasih tugas ke kita para mahasiswa cengengesan buat nulis di Blog masing masing dengan tema "Jika Kalian di Berikan Uang 1 Triliyun(Wih satu Teriliyunn bro, kalo jadi recehan gope bisa buat mandi kali ya :) oleh Bapak Presiden, Apa yang KALIAN lakukan untuk perkembangan IT di Indonesia" widih dalem hati lagi dengan keadaan mata semakin berat aja buat dibuka, Mimpi kali nih ya si Pak Presiden kita ini kasih duit ke saya satu Teriliyun. ngucurin dana buat benerin sekolah rusak aja kagak keluar-keluar, tp positif thingking aja kali,mungkin dana buat benerin sekolah itu di kucurin dari presiden dengan kucuran yang deras tp berhubung di Indonesia ini klo ada kucuran dana melalui proses yang PANJAAAAANGG sekali jadi dana yang sampai ke tujuan hanya tinggal tetesan atau mungkin rembesan saja jadi kurang berasa manfaatnya dengan kucuran yang besar, lah wong kadang Suatu Departemen Ngucurin Dana 20-50juta buat Bikin Websiter, elah tp hasil jadinya hanya sebuah WebSite yang cantik dan menawan tampilanya tp hanya pake engine JOOMLA, yang anak saya nanti baru umur 5 tahun mungkin juga udah bisa kali buatnya :D . tp kalau Pak Presiden memang benar ingin memberi saya uang Satu Teriliyun untuk perkembangan IT di Indonesia Insya Allah Pak akan saya gunakan sebaik dan seamanah mungkin.
Berhubung mata ini makin mengantuk dan tugas yang di berikan Pak Nixon Ini membutuhkan Imajenasi Tingkat tinggi untuk mengelola uang Satu Teriliyun(bayangkan dikasih Satu Teriliyun, saya mungkin dikasih uang cash 10juta cuma-cuma bisa panas dingin, apalagi satu Teriliyun) maka saya putuskan untuk tetap memejamkan mata dan berimajenasi dalam Mimpi untuk mengelola uang itu. Bagaimana hasil Imajenasi saya dalam Mengelola uang Satu Teriliyun.
Satu Teriliyun Rupiah, $ 100 Milion, Bisa dibilang angka yang fantastis dan cukup besar dan dalam angan saya cukup lah untuk memajukan IT di Indonesia. Berhubung IT juga banyak cabangnya mulai dari Network, Programming. jadi saya butuh satu saja yang menjadi fokus saya untuk menghabiskan 1T ini. Berhubung setiap hari saya bekerja sebagai Tukang Ketik Code a.k.a Programmer dan minat saya sangat besar di dunia programming, mari kita pikirkan bagaimana memajukan Dunia IT di Indonesia programming Khusunya, lalu Networking dengan uang Satu Teriliyun ini.
Untuk saat ini dunia perkembangan Rekayasa perangkat lunak di Indonesia di bilang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. karena dengan adanya internet yang mudah di akses kita bisa mengetahui trend Programming yang di gunakan pada saat ini, entah itu pemrogramman Web, Mobile, Cloud, ataupun Berbasis Desktop. banyak peluang untuk dapat di jadikan lapangan pekerjaan di Indonesia dengan membuat perusahan vendor software untuk melayani pembuatan software baik permintaan dalam negri ataupun project di luar negri dan juga peluang Indonesia untuk turut dapat berpastisipasi untuk menjadi bagian dalam mengembangkan Platform Pemrograman yang ada.
Namun untuk untuk dapat mencapai itu semua dibutuhkanlah banyak para pekerja - pekerja Professional di Bidang pemrogramman untuk dapat memenuhi permintaan dari client dalam pengembangan perangkat lunak. Di Indonesia ini kalo cuma membutuhkan BANYAK para lulusan IT aja sih gampang, lah wong rata - rata sekarang aja tiap kampus ada jurusan ITnya kok, malah kayaknya sempet jadi tren di kalangan lulusan SMA di jaman saya dulu(2008) buat masuk jurusan IT. dari data yang ada Lulusan IT di Indonesia pada tahun 2010 itu ada 300.000 mahasiswa. tapi apakah mereka semua semua yang lulus itu bisa menjadi para profesional dan bisa memenuhi permintaan dari client yang ada untuk mengembangkan perangkat lunak dengan Teknologi yang Terbaru, jawabanya ada pada diri mahasiswa itu sendiri.
Belajar pengalaman dari waktu saya kuliah dulu (2008-2010) dimana saat ini perkembangan technologi permrograman .Net(kebetulan saya memakai itu sampai sekarang) mengalami kemajuan yang sangat baik dari jaman berubahnya VB6 ke .Net yang mengimplementasikan OOP. namun di Kampus saya, saya hanya di ajarkan dan di kenalkan dengan .net 1.4, ASP.NET 1.1, ADO.Net, dengan Visual Studio 2003 dan SQL Server 2000, hahahaha padahal di luar sana .Net sudah sampai 3.0, ASP 2.0, ASP.NET MVC 2.0, Entity Framework dengan Visual Studio 2008 dan SQL Server 2005. cukup sangat Ketinggalan dari sisi technology. hal ini yang membuat saya merasa kurang "professional" di dunia kerja karena ketika masuk dunia kerja saya di hadapkan oleh technology terbaru dan butuh waktu lagi buat saya belajar teknologi tersebut.
Hal ini lah yang menjadi concern pertama saya untuk perkembangan dunia Pemrograman IT di Indonesia. dengan uang yang saya miliki sebesar satu Teriliyun mungkin saya akan mengakusisi salah satu Universitas di Indonesia untuk fokus dalam pengajaran di Bidang IT dan selalu menyediakan kurikulum yang Uptodae seiring dengan perkembangan teknologi diluar sana. Selain mengakusisi sebuah Universitas saya juga akan Mengajak para vendor besar penyedia bahasa pemrograman seperti Microsoft, Google dan Oracle Java untuk dapat selalu memberikan Update - Update dan memberikan tenaga Pengajar dari orang orang terbaiknya tentang perkembangan Bahasa Pemrograman dan Bisnis yang sedang berkembang pada saat ini. di harapkan dengan bekerja sama dengan para vendor besar tersebut. Universitas yang akan saya kembangkan dapat selalu uptodate dengan teknologi yang ada saat ini.
Disamping itu Universitas yang akan saya kembangkan haruslah mendidik para mahasiswanya fokus terhadap teknologi yang akan mereka kembangkan dan mereka pakai sampai nanti mereka kerja. Mengapa saya menegaskan untuk tiap mahasiswa fokus terhadap teknologi yang ingin mereka kembangkan dan pakai sampai nanti kerja?jawabanya simple, saya ingin mereka menjadi seorang yang PROFESSIONAL di bidangnya dan mengetahui semua seluk-beluk bisnis dan teknologi yang mereka hadapi di dunia kerja. Menurut saya 2-3 Skill dengan kemampuan 80-90% lebih baik daripada 8-10 skill dengan kemampuan 30%.
Setelah itu saya akan membuat sebuah software house tingkat menengah dimana para tenaga kerjanya saya ambil dari para mahasiswa yang sudah lulus ataupun pada tingkat akhir. Selain dapat mengurangi jumlah pengangguran Perusahaan software house saya juga bisa menjadi wadah untuk para mahasiswa yang sudah lulus. bagi mereka yang belum lulus bisa menjadi tempat untuk dapat belajar mengetahui bagaimana pengimplementasian ilmu mereka yang mereka pelajari selama kuliah.
Mmmm. jadi saya pikir itu saya yang akan saya lakukan dengan uang saya yang satu teriliyun itu:
Untuk saat ini dunia perkembangan Rekayasa perangkat lunak di Indonesia di bilang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. karena dengan adanya internet yang mudah di akses kita bisa mengetahui trend Programming yang di gunakan pada saat ini, entah itu pemrogramman Web, Mobile, Cloud, ataupun Berbasis Desktop. banyak peluang untuk dapat di jadikan lapangan pekerjaan di Indonesia dengan membuat perusahan vendor software untuk melayani pembuatan software baik permintaan dalam negri ataupun project di luar negri dan juga peluang Indonesia untuk turut dapat berpastisipasi untuk menjadi bagian dalam mengembangkan Platform Pemrograman yang ada.
Namun untuk untuk dapat mencapai itu semua dibutuhkanlah banyak para pekerja - pekerja Professional di Bidang pemrogramman untuk dapat memenuhi permintaan dari client dalam pengembangan perangkat lunak. Di Indonesia ini kalo cuma membutuhkan BANYAK para lulusan IT aja sih gampang, lah wong rata - rata sekarang aja tiap kampus ada jurusan ITnya kok, malah kayaknya sempet jadi tren di kalangan lulusan SMA di jaman saya dulu(2008) buat masuk jurusan IT. dari data yang ada Lulusan IT di Indonesia pada tahun 2010 itu ada 300.000 mahasiswa. tapi apakah mereka semua semua yang lulus itu bisa menjadi para profesional dan bisa memenuhi permintaan dari client yang ada untuk mengembangkan perangkat lunak dengan Teknologi yang Terbaru, jawabanya ada pada diri mahasiswa itu sendiri.
Belajar pengalaman dari waktu saya kuliah dulu (2008-2010) dimana saat ini perkembangan technologi permrograman .Net(kebetulan saya memakai itu sampai sekarang) mengalami kemajuan yang sangat baik dari jaman berubahnya VB6 ke .Net yang mengimplementasikan OOP. namun di Kampus saya, saya hanya di ajarkan dan di kenalkan dengan .net 1.4, ASP.NET 1.1, ADO.Net, dengan Visual Studio 2003 dan SQL Server 2000, hahahaha padahal di luar sana .Net sudah sampai 3.0, ASP 2.0, ASP.NET MVC 2.0, Entity Framework dengan Visual Studio 2008 dan SQL Server 2005. cukup sangat Ketinggalan dari sisi technology. hal ini yang membuat saya merasa kurang "professional" di dunia kerja karena ketika masuk dunia kerja saya di hadapkan oleh technology terbaru dan butuh waktu lagi buat saya belajar teknologi tersebut.
Hal ini lah yang menjadi concern pertama saya untuk perkembangan dunia Pemrograman IT di Indonesia. dengan uang yang saya miliki sebesar satu Teriliyun mungkin saya akan mengakusisi salah satu Universitas di Indonesia untuk fokus dalam pengajaran di Bidang IT dan selalu menyediakan kurikulum yang Uptodae seiring dengan perkembangan teknologi diluar sana. Selain mengakusisi sebuah Universitas saya juga akan Mengajak para vendor besar penyedia bahasa pemrograman seperti Microsoft, Google dan Oracle Java untuk dapat selalu memberikan Update - Update dan memberikan tenaga Pengajar dari orang orang terbaiknya tentang perkembangan Bahasa Pemrograman dan Bisnis yang sedang berkembang pada saat ini. di harapkan dengan bekerja sama dengan para vendor besar tersebut. Universitas yang akan saya kembangkan dapat selalu uptodate dengan teknologi yang ada saat ini.
Disamping itu Universitas yang akan saya kembangkan haruslah mendidik para mahasiswanya fokus terhadap teknologi yang akan mereka kembangkan dan mereka pakai sampai nanti mereka kerja. Mengapa saya menegaskan untuk tiap mahasiswa fokus terhadap teknologi yang ingin mereka kembangkan dan pakai sampai nanti kerja?jawabanya simple, saya ingin mereka menjadi seorang yang PROFESSIONAL di bidangnya dan mengetahui semua seluk-beluk bisnis dan teknologi yang mereka hadapi di dunia kerja. Menurut saya 2-3 Skill dengan kemampuan 80-90% lebih baik daripada 8-10 skill dengan kemampuan 30%.
Setelah itu saya akan membuat sebuah software house tingkat menengah dimana para tenaga kerjanya saya ambil dari para mahasiswa yang sudah lulus ataupun pada tingkat akhir. Selain dapat mengurangi jumlah pengangguran Perusahaan software house saya juga bisa menjadi wadah untuk para mahasiswa yang sudah lulus. bagi mereka yang belum lulus bisa menjadi tempat untuk dapat belajar mengetahui bagaimana pengimplementasian ilmu mereka yang mereka pelajari selama kuliah.
Mmmm. jadi saya pikir itu saya yang akan saya lakukan dengan uang saya yang satu teriliyun itu:
- Mengakusisi Universitas untuk menjadikan Universitas yang fokus terhadap perkembangan teknologi
- Bekerja sama dengan para vendor besar Untuk dapat memberikan dukunganya, update dan tenaga pengajar untuk memberikan materi yang uptodate.
- Membuat Sebuah Software House Skala menengah untuk menampung para mahasiswa yang sudah lulus
Loh kok cuma 3 hal itu aja, satu teriliyun kan banyak tuh, masa cuma 3 itu doang sih yang mau di lakukan ??
Emang lo pikir buat akusisi Universitas itu cuma butuh 10-20 Milyar, Emang Buat Kerja sama sama vendor besar itu Biayanya 1M/Tahun/1 Vendor. hehehe
Pokoknya kalo ada lebihnya tuh duit yang satu teriliyun gak bakal saya korupsi kok, sisa duitnya akan saya pakai untuk mensejahterakan dan menaikan taraf, dan memberikan pelatihan para PROGRAMMER yang sudah terlanjur jadi PROGRAMMER di Indonesia. karena saya pikir dan saya rasa saat ini PROGRAMMER di Indonesia hanya di jadikan sapi perah saja oleh para vendor. di tuntut untuk bekerja di bawah TEKANAN(enak dong :D) tapi kesejahteraan dan tunjangan hidup mereka kurang di perhatikan.
Hehehe. gak terasa ya sudah banyak juga tulisan saya, dan tangan ini sampe pegel ketak-ketik di tablet buat ngerjain tugas buat artikel ini.
Hehehehe, Tapi ini semua hanya mimpi loh, semoga aja Pak Presiden baca dan beneran mengucurkan uang satu Teriliyunya kepada saya dan saya wujudkan mimpi saya di atas.
Sekali lagi tulisan diatas hanyalah sebuah mimpi belaka, yang keluar dari pikiran seorang tukang ketik koding. jika ada keluh kesah seorang programmer dalam tulisan diatas itu hanyalah curhatan colongan semata dari seorang tukang ketik a.k.a Programmer.
Sekian dan Terima Kasih karena telah membaca tulisan saya sampai habis
Salam,
Muhamad Albaijuri
.Net Software Developer